Tampilkan postingan dengan label Unik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Unik. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 Februari 2011

6 Negara yang Menggunakan Bahasa Jawa

Bahasa Jawa adalah bahasa yang digunakan penduduk suku bangsa Jawa terutama di beberapa bagian Banten terutama kota Serang, kabupaten Serang, kota Cilegon dan kabupaten Tangerang, Jawa Barat khususnya kawasan Pantai utara terbentang dari pesisir utara Karawang, Subang, Indramayu, kota Cirebon dan kabupaten Cirebon, Yogyakarta, Jawa Tengah & Jawa Timur di Indonesia.


Republik Suriname (Surinam)dulu bernama Guyana Belanda atau Guiana Belanda adalah sebuah negara di Amerika Selatan dan merupakan bekas jajahan Belanda.
Negara ini berbatasan dengan Guyana Perancis di timur dan Guyana di barat. Di selatan berbatasan dengan Brasil dan di utara dengan Samudra Atlantik.Di Suriname tinggal sekitar 75.000 orang Jawa dan dibawa ke sana dari Hindia-Belanda antara tahun 1890-1939. Suriname merupakan salah satu anggota Organisasi Konferensi Islam



Sejumlah orang Jawa didatangkan ke Singapura sejak 1825 [Johari, 1965]. Mereka berasal dari Jawa Tengah, dan mereka dipekerjakan sebagai buruh di perkebunan karet, jalur kereta api dan konstruksi jalan raya. Kampong Jawa, di tepi sungai Rochor, adalah tempat pemukiman pertama orang Jawa di Singapura. Selain Kampong Jawa, Kallang Airport Estate dikenal sebagai tempat pemukiman orang Jawa juga. Di Kallang, mereka hidup berdampingan dengan orang Melayu dan Cina.



Umumnya, mereka sudah berwarga negara Malaysia. Leluhur mereka datang sekitar tahun 1900 karena tekanan ekonomi. Masyarakat Jawa di Malaysia saat ini termasuk generasi ketiga dan keempat. Walaupun masih menggunakan sebagian adat dan kebudayaan Jawa, mereka sudah dianggap Melayu pribumi yang sah sesuai undang-undang Malaysia.

Yang terbanyak tinggal di Negeri Selangor, terutama di kawasan Tanjung Karang, Sabak Bernam, Kuala Selangor, Kelang, Banting, dan Sepang. Mereka masih mengekalkan beberapa unsur Jawa meski tidak total. Di Johor juga banyak , tapi yang muda-muda sudah lupa warisan leluhurnya. Bahkan sebagian ada yang merasa malu mengakui berketurunan Jawa. Mereka sudah tidak boleh (bisa, Red.) lagi bertutur bahasa Jawa secara baik dengan unggah-ungguh dan tata krama. Ada yang mengekalkan identitas dirinya dengan mewujudkan Persatuan Anak-anak Jawa. Kegiatan keseniannya kuda kepang dan reog, walaupun tidak sehalus di Jawa.



Saat Belanda menjajah Indonesia belanda mengirim orang jawa sebagai budak ke Belanda. Yang unik dalam kasus bahasa Jawa ini adalah minat orang asing terhadap bahasa atau sastra Jawa. Dan, Belanda sebagai negeri bekas penjajah Jawa ternyata menjadi gudang dari orang atau pakar yang punya minat khusus terhadap keberadaan bahasa Jawa. Universiteit Leiden, universitas tertua di Belanda yang didirikan 1575 merupakan salah satu gudangnya. Di universitas yang didirikan Pangeran Willem van Oranje, tempat dari sekitar 17 ribu mahasiswa menimba ilmu, kita bisa melihat naskah-naskah kuno berhuruf Jawa atau sastra Jawa kontemporer yang masih terawat.



Kaledonia Baru (bahasa Perancis: Nouvelle-Calédonie) adalah sebuah negeri seberang laut milik Perancis terletak di Samudra Pasifik bagian selatan. Juga dinamai Kanaki yang dari nama penduduk asli kepulauan itu. Negara kepulauan ini telah dikuasai Perancis selain Polinesia Perancis. Status ini dikenakan sampai 1998. Namanya berasal dari bahasa Latin Skotlandia. Ibu kotanya ialah Noumea.
Daerah ini dihuni oleh sebagian suku Jawa. Dahulu orang Jawa di Kaledonia Baru menjadi kuli kontrak atau mencari kehidupan lebih baik di negeri asing. Perpindahan orang Jawa di Kaledonia juga sama dengan orang Jawa Suriname, namun kepindahan orang Jawa di Pasifik telah terhenti sejak 1949.
Jumlah penduduk Kaledonia Baru tercatat tanggal 1 September 2006, yaitu: 237.765 jiwa.
Orang Jawa di Kaledonia Baru tetap menggunakan bahasa Jawa sebagai bahasa sehari-hari, namun kini anak-anak mudanya sudah tak bisa berbahasa Jawa, hanya bisa berbahasa Perancis saja.


udah pasti bahasa jawa juga di gunakan di Indonesia. bahasa yang digunakan penduduk suku bangsa Jawa adalah bahasa jawa terutama di beberapa bagian Banten terutama kota Serang, kabupaten Serang, kota Cilegon dan kabupaten Tangerang, Jawa Barat khususnya kawasan Pantai utara terbentang dari pesisir utara Karawang, Subang, Indramayu, kota Cirebon dan kabupaten Cirebon, Yogyakarta, Jawa Tengah & Jawa Timur di Indonesia.

Sumber: http://ahlitips.blogspot.com/2011/01/6-negara-yang-menggunakan-bahasa-jawa.html

Kamis, 03 Februari 2011

Ke-Ajaiban Ke-8 Dunia, Pulau Palem Jumeira


Bagaimana rasanya tinggal di pulau berbentuk pohon palem. Mungkin pulau seperti itu hanya impian saja. Namun di Dubai, Uni Emirat Arab, sekarang ada pulau buatan nan indah yang berbentuk pohon palem semacam ini. Pulau buatan bernama “The Jumeira Palm Island” ini akan ditempati penduduk dengan kegiatannya sehari-hari, seperti umumnya kawasan wisata.Mau tau selengkapnya.

Setelah lebih dari 14000 tukang bekerja keras dan trampil siang dan malam selama 5 tahun, akhirnya bangunan tahap pertama The Jumeira Palm Island hampir selesai. Kawasan reklamasi berbentuk batang pohon palem pertama di dunia ini telah menelan dana sebesar 14 miliar dollar AS, dengan mengeruk jutaan ton pasir dari Teluk Persia. Menurut, Issam Kazim, juru bicara developer Nakheel milik Pemerintah Dubai, pada tahap awal ini sebanyak 4000 warga kepulauan akan menempati pulau buatan yang disebut sebagai “keajaiban ke-8 dunia” ini pada 30 November tahun ini. Pulau ini layak mendapat julukan ini mengingat ia merupakan konstruksi lepas pantai terbesar dan termegah di dunia.

Pulau palem yang mulai dikerjakan pada 2001 silam adalah salah satu proyek reklamasi pantai yang terbesar di dunia, ia terdiri dari 17 pulau berbentuk palem dan 3 bagian pulau penahan gelombang berbentuk lingkaran yang mengelilingi mereka. Di Pulau Palem Jumeira yang diprediksi baru rampung sepenuhnya pada 2010 nanti akan didirikan sebuah kota di atas laut, dan akan ditempati sekitar kurang lebih 60.000 keluarga, dan sebanyak 50.000 lebih petugas disebarkan di 32 hotel pulau tersebut, puluhan pusat perbelanjaan dan tempat hiburan untuk melayani berbagai macam keperluan warga setempat.

Menurut keterangan pimpinan group Pulau Palem yang mengembangkan proyek tersebut yakni Sultan Ihmad Solam, bahwa sarana dan prasarana kawasan tersebut sudah lengkap Dari mulai jembatan, jaringan irigasi, jaringan air bersih, pipa saluran gas, sistem komunikasi, satelit, jaringan listrik, jalan raya, klub samudera, sistem pemadam kebakaran, sampai instalasi yang menghubungkan pulau lingkar ke kawasan di sekitar dan perlengkapan lainnya. Semuanya tersedia di “Pulau Palem Jumeira”.

Colin Foreman, pengamat ekonomi Timur Tengah salah seorang yang mengagumi proyek ini. “Proyek ini seperti mewujudkan impian masyarakat, dan masih belum ada proyek sejenis seperti ini di dunia,” tuturnya. Pemerintah Dubai menginginkan dapat mewujudkan Pulau Palem Jumeira menjadi sebuah tempat wisata terkenal di dunia, dan sedikitnya dapat menyedot 20.000 wisatawann setiap hari. Dan di luar dugaan, sebagian besar rumah milik di pulau tersebut sudah habis dibeli sejak 5 tahun lalu, sang pemilik termasuk bintang sepak bola terkenal asal Inggris David Becham dan Michael Owen, juga artis, penyanyi dan politikus dll, diantara pemilik tersebut bangsa Inggris menduduki porsi terbesar.

Namun, para penghuni pulau tahap pertama yang akan menempati pulau tersebut di akhir tahun ini terpaksa harus bersabar beberapa tahun lagi dengan lingkungan “pembangunan” seperti itu, sebab fasilitas tersebut masih sedang dibangun. Dalam proyek yang menarik perhatian dunia ini, sejumlah pengembang raksasa dari Amerika dan China turut serta dalam proyek pembangunan Pulau Palem Jumeira.

Pulau Palem dengan luas 18 kilometer persegi ini akan menjadi keajaiban ke-8 dunia jika seluruh proses pembangunannya selesai, dan yang menciptakan keajaiban ini adalah pangeran Dubai yang mengawasi sendiri perusahaan pembangunan pulau tersebut yakni Syeik Muhammad Bin Rasid. Adapun maksud semula pangeran membangun proyek ini, adalah karena meskipun Dubai memiliki minyak dan bisa menghasilkan kekayaan, namun, negeri tersebut tidak memiliki industri yang dapat terus dikembangkan, dalam kondisi seperti ini, sang pangeran mendapatkan ide untuk membangun pulau buatan yang pertama di dunia ini. Ia juga ingin kawasan wisata dan bisnis Pulau Palem ini dapat bersaing dengan Hongkong dan Singapura, serta bersaing dengan kota peristirahatan dunia Las Vegas.

Namun, pembangunan pulau tersebut tidaklah selalu berjalan dengan mulus. Kebanyakan pembeli sebenarnya sudah mendapat kunci menuju rumah di pulau itu setahun yang lalu. Sialnya menurut Issam Kasim, beberapa pulau sempat tenggelam dan Nakheel membutuhkan waktu ekstra satu tahun untuk menambah dan menyambungnya dengan pulau utama. Beberapa laporan dari mereka yang sempat mengelilingi pulau ini menjelaskan bangunan di sana dibangun dengan cepat dan lokasinya berdekatan satu sama lain. Proyek ini juga dikerjakan sangat tertutup, pihak Nakheel bahkan menolak permintaan dari Associated Press untuk mengunjunginya meliput proses pembangunan Jumeira.

Dubai memang sedang berubah. Perkembangan pesat sudah mengubah ibukota UEA yang ambisius, dari wilayah yang sebelumnya dikenal sepi penjualan dan desa yang elok pada 1950-an menjadi kota metropolis dengan 1,5 juta populasi. Ambisinya untuk menjadi pusat pariwisata dunia patut diacungi jempol.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Grants For Single Moms